Apa Itu Stunting?
Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis, terutama dalam 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Anak dikatakan stunting jika tinggi badannya lebih pendek dari standar usianya berdasarkan z-score < -2 SD dibandingkan standar pertumbuhan anak WHO.
Penyebab Stunting
- Asupan gizi tidak cukup — ASI eksklusif kurang dari 6 bulan, pemberian MPASI tidak tepat waktu
- Infeksi berulang — diare, ISPA, dan infeksi lainnya menghambat penyerapan nutrisi
- Pola asuh kurang baik — kurangnya stimulasi perkembangan anak
- Sanitasi & hygiene buruk — akses air bersih dan sanitasi yang tidak memadai
- Faktor ekonomi — kemiskinan membatasi akses terhadap makanan bergizi
Dampak Stunting
- Gangguan perkembangan otak dan kemampuan kognitif
- Risiko penyakit metabolis (diabetes, hipertensi, obesitas) di masa dewasa
- Penurunan produktivitas dan pendapatan
- Siklus kemiskinan antar-generasi
Pencegahan Stunting
- ASI eksklusif selama 6 bulan, dilanjutkan ASI + MPASI hingga 2 tahun
- Pemantauan pertumbuhan rutin di posyandu
- Pemberian makanan beragam dan bergizi seimbang
- Imunisasi lengkap sesuai jadwal
- Peningkatan akses air bersih dan sanitasi
- Pemenuhan kebutuhan zat gizi mikro (zat besi, seng, vitamin A)