Gizi Seimbang
Prinsip dasar gizi seimbang adalah mengonsumsi makanan dengan variasi jenis dan jumlah yang cukup, sesuai dengan kebutuhan tubuh. Pedoman gizi seimbang ditunjukkan dengan "Tumpeng Gizi Seimbang" yang terdiri dari:
- Karbohidrat — nasi, roti, kentang, umbi-umbian (45-65% total energi)
- Protein — lauk hewani (telur, ikan, ayam, daging) dan nabati (tempe, tahu, kacang-kacangan) (10-15% total energi)
- Lemak — minyak, mentega, kacang (20-25% total energi)
- Sayuran — minimal 3-4 porsi per hari dengan variasi warna
- Buah-buahan — minimal 2-3 porsi per hari
Panduan Gizi Anak Usia 6-59 Bulan
Usia 6-8 bulan
- MPASI diberikan 2-3 kali sehari
- Tekstur: lumat/halus (puree)
- Kalori dari MPASI: ~200 kkal/hari
Usia 9-11 bulan
- MPASI 3-4 kali sehari + 1-2 selingan
- Tekstur: cincang halus
- Kalori dari MPASI: ~300 kkal/hari
Usia 12-23 bulan
- Makanan keluarga 3-4 kali sehari + 1-2 selingan
- Tekstur: makanan keluarga
- Kalori: ~550 kkal/hari
Usia 24-59 bulan
- Makanan keluarga 3 kali + 2 selingan bergizi
- Porsi disesuaikan usia
Zat Gizi Penting untuk Pertumbuhan Anak
| Zat Gizi | Fungsi | Sumber Makanan |
|---|---|---|
| Zat Besi (Fe) | Mencegah anemia, perkembangan otak | Daging merah, hati, bayam, kacang |
| Seng (Zn) | Pertumbuhan, daya tahan tubuh | Daging, ikan, telur, kacang |
| Vitamin A | Kesehatan mata, daya tahan tubuh | Hati, wortel, ubi jalar, sayur hijau |
| Kalsium | Pertumbuhan tulang dan gigi | Susu, keju, ikan teri, sayur hijau |
| Vitamin D | Penyerapan kalsium, kekebalan | Matahari, ikan berlemak, telur |
| Yodium | Perkembangan otak, fungsi tiroid | Garam beryodium, ikan laut, rumput laut |